Puncak Peringatan Hari Tata Ruang Nasional Tahun 2014

Jakarta, (09/11), Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional berssama dengan Kementerian/Lembaga menyelenggarakan kegiaatan puncak peringatan Hari Tata Ruang Nasional Tahun 2014 yang diadakan di Desa Wisata, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Adapun tema yang diusung pada peringatan Hari Tata Ruang 2014 adalah "Penataan Ruang yang Partisipatif dan Berkeadilan." Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh SKPD bidang Penataan Ruang di 33 Provinsi beserta Pelopor Tata Ruang di 33 Provinsi.

Direktur Jenderal Cipta Karya, Imam S. Ernawi selaku Plt. Dirjen Penataan Ruang, Kementerian PU membuka acara tersebut. “Sejak 2012, BKPRN bersama-sama seluruh Kementerian dan Lembaga yang tergabung memperingati Hari Tata Ruang yang dijadikan sebagai momentum untuk mengkampanyekan penataan ruang kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Pengembangan Regional & Otda, Kementerian PPN/Bappenas, Imron Bulkin menyampaikan bahwa peringatan Hari Tata Ruang Nasional 2014 merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat serta mensosialisasikan berbagai kebijakan Pemerintah dan Pemerintah Daerah di bidang penataan ruang. “Peran serta masyarakat di bidang penataan ruang pada aspek perencanaan dilakukan melalui forum konsultasi publik. Melalui konsultasi publik diharapkan akan terbangun komitmen dan kepatuhan masyarakat dalam pelaksanaan RTR (menumbuhkan sense of ownership),” tandasnya.

Adapun beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Tata Ruang Nasional 2014 adalah sebagai berikut: public lecture Urban Heritage Conservation, temu kader pelopor Tata Ruang Indonesia, malam apresiasi Kota Hijau, festival Kota Hijau di beberapa daerah, talkshow mengenai Penataan Ruang yang Partisipatif dan Berkeadilan, dan lain sebagainya.

Deklarasi Pelopor Penataan Ruang

Pada kegiatan tersebut, dilaksanakan pula Deklarasi Pelopor Penataan Ruang yang dibacakan oleh Pelopor Tata Ruang dari Provinsi NTT. Muatan Deklarasi Pelopor yang dibacakan meliputi beberapa hal sebagai berikut: (i) Pelopor bersama-sama Pemerintah untuk ikut serta menyelenggarakan penataan ruang untuk mewujudkan tata ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan; (ii) Pelopor turut berperan aktif melakukan kegiatan yang cerdas, inonfatif dan kreatif untuk meningkatkan kualitas tata ruang pada lingkungannya; (iii) Pelopor turut menyebarluaskan penataan ruang kepada generasi muda lainnya agar bersama-sama untuk ikut menata ruang untuk semuanya; dan (iv) Pelopor mendukung program penataan ruang yang partisipatif dan berkeadilan untuk harmonisasi ruang wilayah nusantara untuk kehidupan yang lebih baik. [OC/IAS/SY/LG]

 

 

Berita Terkait